18 October 2012
Let's start share
06 April 2012
ANC (antenatal care) di Jepang
Agak terlambat untuk posting, hanya ingin berbagi saja. Jadi, begini ceritanya . Mulai dari ANC. Pertama kali datang ke RS saya ditanya tentang riwayat pemeriksaan / ANC selama di Indonesia. Memang saya sudah menyiapkan salinan RM saya selama ANC di Semar. Saat itu yang dilihat cuma HPLnya saja, selebihnya nggak terlalu diperhatikan. Trus, karena saya baru pertama kali datang, lebih banyak dijelaskan tentang tata cara mengurus asuransi dan juga mendaftar sebagai pasien di RS tsb. Sempat di USG juga dan dikatakan kondisi janin sehat dan normal. Untuk pemeriksaan yang lebih lengkap, mereka menyarankan saya mengambil buku pemeriksaan kehamilan (semacam KMS) di kantor pemerintahan agar tidak terlalu banyak mengeluarkan biaya (ada buku berisi kupon khusus untuk ANC dan pemeriksaan lanjutan buat si bayi yang sudah lahir). Sistem jaminan kesehatan di Jepang sangat bagus, meskipun kami bukan orang Jepang tapi mendapatkan fasilitas yang sama dengan orang Jepang itu sendiri. Namun tetap saja, kami diminta menyiapkan sejumlah uang untuk biaya persalinan.
Pemeriksaan ANC kedua, kami diminta membawa translator untuk lebih memudahkan komunikasi hehe, mereka kebanyakan nggak bisa bahasa inggris (mungkin agak malas kali yaa) dan juga perlengkapan pemeriksaan yang sudah didapat dari kantor pemerintahan. Nah, pas ANC kedua ini saya diperiksa lengkap kap kap, selanjutnya jg sama. Pemeriksaan darah rutin dan urine hampir selalu dilakukan. Vitamin tidak pernah diberikan pada bumil kecuali hasil pemeriksaan lab menunjukkan hasil yang abnormal. Jadi, mereka sangat hati-hati dalam hal ini. Setelah pemeriksaan dengan dokter SpOG (ANC, USG, konsultasi medis), saya diharuskan bertemu juga dengan Bidan yang nantinya akan merawat saya setelah persalinan. Bidan disini tugasnya memberi keterangan tentang hal-hal yang harus disiapkan sebelum persalinan (ada kelas khusus tentang ini dan senam hamil tapi saya nggak mengikuti karena sudah mulai ke kampus), makanan yang boleh dan perlu dimakan / ditambah / dikurangi, nasehat dan saran buat bumil, memantau BB Ibu dan janin, memantau His dan DJJ saat memasuki UK 32 minggu (pake alat yang saya lupa namanya hehe). Jadi setiap control hampir selalu makan waktu 2 jam. Waktu control juga sesuai dengan teori; awal kehamilan 2 bulan sekali, masuk trimester 2 sudah mulai 1 bulan sekali, trimester 3 setiap 2 minggu dan makin dekat HPL control 1 minggu sekali. Oia, disini walopun sudah masuk HPL kalo belum ada kontraksi dan ketuban belum pecah, belum boleh ke rumah sakit lo..Jadi, kalo di Indonesia para bumil sudah bisa datang ke RS saat kontraksi sudah semakin sering dan sakit tanpa pecah ketuban. Kalau disini, selama belum ada ketuban yang mrembes atau pecah, disarankan dirumah saja hehehe..
Pengalaman saya, saat HPL saya control dan belum ada kontraksi yang teratur bahkan sakit pun nggak ada, trus disarankan untuk menunggu 1 minggu. Selain itu juga sudah dipersiapkan untuk SC karena melihat BB janin yang besar dan hasil pemeriksaan His masih sangat jarang. Agak nggak rela kalo harus SC, pengennya saat itu juga diinduksi saja hehe. Akhirnya disarankan untuk datang hari Senin (1 minggu kemudian), dan dilakukan pemeriksaan lebar panggul dengan X-ray (agak parno, tapi ternyata hal ini biasa dilakukan disini) kemudian dibandingkan dengan diameter kepala janin. Yahh, ternyata lebar panggul saya agak sempit dibandingkan kepala janin yang (tentu saja) makin besar. Diputuskan, saya sebaiknya SC. Sore itu juga saya masuk RS untuk pemeriksaan dan persiapan operasi dan hari Selasa siang dilakukan SC. Hehe, panjang yaa..Oia, tambahan, sampe SC dilakukan, saya belum mengeluarkan uang sepeserpun!! Cerita setelah persalinan, saya sambung lagi besok..
05 January 2012
New Year 2012
Rendam kentang dalam air dingin selama 1 jam, kemudian goreng sebentar, angkat dan tiriskan hingga kering, lalu goreng kembali hingga matang. Kentang renyah siap disajikan dan dimakan :)
Hm, semoga bisa segera mencoba tips ini. Yap, saatnya belajar lagiii...
29 August 2011
Hampir Lebaran
Sudah lama saya ga melakukan ritual mudik saat Lebaran, karena memang hanya dirumah. Bahkan saat ini saya tidak lagi berada dirumah, tetap saja ga bisa melakukannya, berat di ongkoss :D Semoga waktu cepat berlalu ya..jadi tau-tau nanti sekolah saya sudah selesai dan segera kembali ke kota tercinta hehee :)
Semoga masih dipertemukan lagi dengan bulan Ramadhan di tahun-tahun berikutnya..
26 August 2011
Pisang Goreng Cokelat
Pengen ini...kayanya enak ya :9 Let's see..
Bahan dadar:
125 gr tepung terigu protein tinggi
1 btr telur
100 gr cokelat pekat, sisir, iris
2 putih telur, kocok lepas
100 gr tepung panir
350 ml air
1 sdm susu bubuk
1 sdm margarin cair
1 sdm gula pasir
10 bh pisang raja
Cara membuat:
1. Taruh tepung terigu dalam wadah, buat cekungan di tengah, tuangkan telur, garam dan margarin, aduk memutar sambil tuang air sedikit demi sedikit. Aduk hingga rata dan kalis.
2. Diamkan selama 20 menit. Panaskan wajan datar antilekat, buat dadar hingga adonan habis. Ambil selembar dadar, taruh pisang, taburi cokelat, gulung dan lipat hingga rapat.
3. Celupkan ke dalam putih telur, gulingkan di atas tepung panir.
4. Diamkan dalam freezer selama 30 menit.
5. Panaskan minyak dan goreng pisang hingga kuning keemasan. Angkat.
6. Sajikan selagi panas dengan taburan gula palem dan kayu manis bubuk.
Untuk 6 porsi
Nilai gizi per porsi:
Energi: 319 Kkal
Protein: 7,4 gr
Lemak: 8,5 gr
Karbohidrat: 57,3 gr
*Diambil dari sini
19 August 2011
WISH LIST
First, I want to go to salon and do some hair-care. Since I had not enough time to go to salon before I leave Jogja :)
Second, really want to go to spa. Aahh..hope it will be happy-hour with my baby ;)
Third, go to Jakarta. Huff,,not really want to do this, but its a MUST. I have to take care some documents related to my scholarship. Hope it will be done fluently.
Fourth, do some culinary trip in my town. Really love the Indonesian cooking taste - just realized hehe :p
Fifth, show-off my baby to the world :D
Aameen :)
03 August 2011
Memasak dengan hati
- 4 ikat bayam, cuci bersih
- daging sapi secukupnya, potong dadu
- 3 siung bawang putih, cincang
- 1/4 bawang bombay, iris sesuai selera
- jagung manis
- minyak sayur secukupnya
- garam dan merica secukupnya
- Panaskan minyak, kemudian tumis daging sapi terlebih dulu sampai setengah matang.
- Masukkan bawang putih dan bombay, tumis hingga harum (bisa juga ditambahkan irisan cabe jika ingin rasa pedas)
- Tambahkan jagung manis, masak hingga agak layu, kemudian masukkan bayam sedikit demi sedikit dan tumis rata.
- Jangan lupa tambahkan penyedap; merica dan garam secukupnya (boleh juga ditambah gula pasir, tergantung selera)
- Angkat dan sajikan.
Terlihat menarik? I hope so :) Ok, selamat menjalankan ibadah puasa. Semoga lancar hingga akhir ramadhan.